Showing posts with label Lubang Hitam. Show all posts
Showing posts with label Lubang Hitam. Show all posts

Teleskop Fermi Tangkap Ledakan Suar Lubang Hitam Yang Pecahkan Rekor

Citra ledakan flare dari lubang hitam di galaksi 3C 279 yang ditangkap teleskop Fermi.

bulanndah ~ Teleskop sinar gamma NASA Fermi suar/flare raksasa yang memecahkan rekor dari lubang hitam di galaksi yang jauh. 

Lima miliar tahun yang lalu, sebuah gangguan besar mengguncang wilayah dekat lubang hitam rakasa di pusat galaksi 3C 279. Pada tanggal 14 Juni, pulsa cahaya berenergi tinggi yang dihasilkan oleh peristiwa ini akhirnya tiba di Bumi, berhasil di deteksi oleh detektor NASA Fermi dan satelit lainnya.

Para astronom di seluruh dunia mengarahkan instrumen mereka menuju galaksi ini untuk mengamati flare singkat ini secara lebih rinci. 
Sara Cutini, seorang ilmuwan Fermi Large Area Telescope mengatakan bahwa 3C 279 terlihat sama seperti banyak galaksi aktif, hari di lain hari, ia menjadi hal paling terang di langit dalam sinar gamma.

3C 279 adalah galaksi terang, galaksi yang aktivitas energi tingginya didukung oleh lubang hitam supermasif di pusat yang beratnya mencapai satu miliar kali massa Matahari, kira-kira seukuran sistem tata surya kita. Apa yang membuatnya terang adalah salah satu jet partikelnya mengarah hampir lurus pada kita.

Flare itu adalah ledakan paling dinamis yang damati Fermi dalam tujuh tahun beroperasi, menjadi 10 kali lebih terang dalam semalam, kata Elizabeth Hays, seorang ilmuwan Fermi di NASA Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Maryland.

Satelit sinar gamma AGILE milik badan antariksa Eropa pertama yang melaporkan flare ii, diikuti oleh Fermi. Tindak lanjut pengamatan cepat dibuat oleh satelit NASA Swift dan pesawat ruang angkasa INTEGRAL milik Badan Antariksa Eropa, yang kebetulan mengarah ke arah yang benar, bersama dengan teleskop optik dan radio di tanah.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi
readmore »»  

Semburan Lubang Hitam Mirip Sasaran Tembak Tertangkap Teleskop NASA

Cincin cahaya X-ray yang berpusat pada V404 Cygni, sistem biner yang memiliki lubang hitam yang sedang meledak (di tengah), yang dicitrakan oleh Teleskop sinar-X NASA Swift pada 30 Juni sampai 4 Juli.

bulanndah ~ Apa yang tampak seperti sasaran tembak ini sebenarnya gambar cincin cahaya sinar-X yang berulang , berpusat pada semburan lubang hitam. 

Pada tanggal 15 Juni, satelit NASA Swift mendeteksi awal dari ledakan baru V404 Cygni, di mana lubang hitam dan bintang seperti matahari mengorbit satu sama lain. Sejak itu, para astronom di seluruh dunia telah memantau pertunjukan cahaya yang sedang berlangsung.

Pada 30 Juni, tim yang dipimpin oleh Andrew Beardmore di University of Leicester, Inggris, mencitrakan sistem ini menggunakan Teleskop X-ray NASA Swift, mengungkapkan serangkaian lingkaran konsentris yang membentang sekitar sepertiga ukuran bulan purnama. Sebuah film yang dibuat dengan menggabungkan pengamatan tambahan yang diperoleh pada tanggal 2 dan 4 Juli menunjukkan ekspansi dan kepudaran cincin tersebut secara bertahap.

Para astronom mengatakan bahwa cincin ini hasil dari "echo" terang X-ray. Suar lubang hitam memancarkan sinar-X ke segala arah. Lapisan debu mematulkan beberapa sinar-X ini kembali kepada kita, tapi perjalanan cahaya pada jarak yang lebih jauh membuatnya hanya sedikit yang mencapai kita. Waktu tunda ini menciptakan gema cahaya, membentuk cincin yang meluas seiring waktu.

Analisis rinci dari perluasan cincin ini menunjukkan bahwa mereka semua berasal dari suar besar yang terjadi pada tanggal 26 Juni jam 13:40 EDT. Terdapat beberapa cincin karena ada beberapa lapisan yang memenatulkan debu antara 4.000 dan 7.000 tahun cahaya dari kita. Pemantauan berkala dari cincin dan bagaimana mereka berubah saat letusan berlanjut akan memungkinkan para astronom untuk lebih memahami sifat mereka.

V404 Cygni terletak sekitar 8.000 tahun cahaya. Setiap beberapa dekade semburan lubang hitam ini meledakkan cahaya energi tinggi. Letusan sebelumnya terjadi pada tahun 1989.
readmore »»  

Astronom Amati Kebangkitan Lubang Hitam Di NGC 660

Citra galaksi cincin kutub NGC 660

bulanndah ~ Sebuah lubang hitam monster yang bangun dari tidurnya berasil diamati untuk pertama kalinya, kata para ilmuwan yang dipimpin oleh Megan Argo di Britain's Jodrell Bank Center for Astrophysics.

Para ilmuwan yang menyurvei langit pada tahun 2012 sangat beruntung menangkap kilatan kebangkitan lubang hitam dalam sebuah galaksi yang disebut NGC 660.

"Kemungkinannya cukup tipis!" kata Megan Argo dari Universitas Manchester's Jodrell Bank Centre for Astrophysics.

"Ini adalah pertama kalinya kami dapat melihatnya (lubang hitam yang bangun) secara real time, begitu dekat dengan galaksi kita."
 

Lubang hitam adalah daerah yang sangat padat di ruang-waktu dengan gaya gravitasi begitu kuat sehingga bahkan cahaya tidak dapat melarikan diri dari cengkeramannya.

Mereka biasanya bersembunyi dan tidak terdeteksi di pusat galaksi, tetapi kadang-kadang dapat dilacak karena kegilaan makannya yang spektakuler yang menenggak gas dan debu, kadang-kadang memakan bintang, dan menyemburkan puing jet.

Pada tahun 2012, para astronom menggunakan teleskop radio tunggal di Puerto Rico untuk memantau galaksi NGC 660 dan melihat galaksi ini menjadi ratusan kali lebih terang hanya dalam beberapa bulan - "peristiwa yang sangat tidak mungkin dan sangat tidak biasa," kata Argo.

Pada awalnya, itu tidak jelas apakah ledakan itu disebabkan sebuah bintang meledak, atau lubang hitam supermasif.


Jadi tim yang dipimpin oleh Argo mengarahkan teleskop radio di Inggris, Belanda, Rusia, China dan Afrika Selatan ke galaksi ini, membuat jenis instrumen gabungan untuk mengamati galaksi ini lebih detail.

Mereka menemukan sebuah objek "sangat terang" di pusat NGC 660.


"Lubang hitam aktif tidak memancarkan sejumlah besar radiasi sehingga kita hanya dapat mendeteksinya melalui efek gravitasi mereka pada orbit bintang di sekitarnya. Tapi lubang hitam di NGC 660 sekarang sangat jelas".

Argo mengatakan bahwa lubang hitam ini telah diaktifkan ketika beberapa materi, seperti gas dan debu, memberanikan diri terlalu dekat dengan monster ini dan tersedot kedalamnya.


Berapa lama aktifnya tergantung pada seberapa banyak "makanan" yang ada.

Penemuan ini dipresentasikan pada pertemuan Royal Astronomical Society di Llandudno, Wales.

Galaksi cincin kutub NGC 660 berjarak 42 juta tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Pisces. Lubang hitam monsternya memiliki massa sekitar 20 juta kali dari massa Matahari.


readmore »»  

Astronom Temukan Lima Lubang Hitam Monster Yang Tersembunyi

Sebuah gambar warna Hubble Space Telescope dari salah satu dari sembilan galaksi yang menjadi target NuSTAR. Energi tinggi sinar-X yang dideteksi oleh NuSTAR mengungkapkan adanya sebuah lubang hitam supermasif yang sangat aktif di pusat galaksi, terkubur di bawah selimut gas dan debu.

bulanndah ~ Para astronom telah menemukan bukti populasi terbesar lubang hitam supermasif yang tersembunyi di alam semesta.

Lima lubang hitam monster yang sebelumnya tersembunyi oleh debu dan gas telah ditemukan.

Penemuan yang dipimpin oleh peneliti Inggris ini menunjukkan mungkin ada jutaan lebih
lubang hitam "supermasif" di alam semesta dibanding perkiraan sebelumnya.

Lubang hitam supermasif adalah jenis lubang hitam terbesar, dengan massa dari ratusan ribu hingga miliaran kali massa matahari.

Sinar X berenergi tinggi yang dipancarkan dari wilayah sekitar lubang hitam yang baru diidentifikasi mengungkapkan kehadiran mereka di pusat lima galaksi.

Mereka terdeteksi oleh observatorium pengorbit Nuclear Spectroscopic Telescope Array (NuSTAR) milik NASA yang diluncurkan pada tahun 2012.

Teleskop ruang angkasa ini dirancang untuk menangkap sinar-X energi tinggi dari obyek yang jauh.

"Sudah sejak lama kami tahu tentang lubang hitam supermasif yang tidak tertutup oleh debu dan gas, tapi kami menduga bahwa banyak dari objek ini tersembunyi dari pandangan kami, tertutup debu dan gas", kata George Lansbury, dari Centre for Extragalactic Astronomy di University of Durham.

"Terima kasih kepada NuSTAR, untuk pertama kalinya kami telah mampu melihat dengan jelas monster tersembunyi yang diperkirakan berada di sana, tapi sebelumnya sulit dipahami karena mereka terkubur.

Para ilmuwan mempresentasikan temuan mereka di Royal Astronomical Society's National Astronomy Meeting, di Llandudno, Wales.

Penelitian, yang didanai oleh Science and Technology Facilities Council (STFC), telah diterima untuk publikasi dalam The Astrophysical Journal.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi
readmore »»  

Lubang Hitam V404 Cygni Bagun Setelah 26 Tahun Tidur

Ilustrasi sistim bintang V404 Cygni yang berisi bintang dan lubang hitam

bulanndah ~ Pada tanggal 15 Juni, satelit NASA mendeteksi gelombang pasang sinar-X energi tinggi dari konstelasi Cygnus. Sekitar 10 menit kemudian, percobaan Jepang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) juga menangkap suar ini.

Ledakan ini berasal dari V404 Cygni, sistem biner yang terletak sekitar 8.000 tahun cahaya dari Bumi yang berisi lubang hitam dan bintang mirip Matahari.  

Para astronom mengklasifikasikan jenis sistem ini sebagai biner X-ray bermassa rendah. Dalam V404 Cygni, bintang yang sedikit lebih kecil dari matahari mengorbit lubang hitam yang memiliki massa 10 kali massa Matahari hanya 6,5 hari.  
  
Orbit yang sangat dekat ini dan gravitasi yang kuat dari lubang hitam menghasilkan gaya pasang surut yang menarik aliran gas dari pasangannya. Gas berjalanan menuju cakram penyimpanan di sekitar lubang hitam dan memanas hingga jutaan derajat, menghasilkan aliran sinar-X saat jatuh ke dalam.

Setiap beberapa dekade, ledakan cahaya berenergi tinggi di lubang hitam ini akan menjadi nova sinar-X. Sebelum bangun, lubang hitam itu telah tertidur sejak 1989.

Sementara itu, lubang hitam V404 Cygni juga diklaim sebagai monster karena mampu memancarkan cahaya yang sangat terang, bahkan tergolong objek langit paling terang di langit.  "Lubang hitam itu sangat tidak biasa, karena terus memancarkan cahaya kilat setiap kurang dari satu jam. 



Saat ini, lubang hitam V404 Cygni menjadi objek paling terang di langit yang bisa dilihat dengan teleskop sinar-X.  Bahkan, kekuatan cahaya yang dikeluarkan oleh lubang hitam itu 50 kali lebih terang dari Crab Nebula, sebuah supernova (sisa ledakan bintang) yang ada di gugusan bintang Taurus. 

Crab Nebula sebelumnya menyandang gelar sumber cahaya paling terang di langit.  

Sebelumnya, lubang hitam V404 Cygni terakhir terdeteksi aktif pada tahun 1989, atau sekitar 26 tahun silam. Oleh sebab itu, sejak aktif lagi tanggal 15 Juni lalu, banyak ilmuwan yang menjulukinya 'sleeping blackhole'.
readmore »»  

Astronom Temukan Lubang Hitam "Pemalu" Di Tetangga Galaksi Kita

Galaksi M32 adalah galaksi satelit kecil dari Galaksi spiral besar Andromeda (M31), seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas. Inset adalah gabungan gambar radio / optik / X-ray M32. Warna ungu adalah cahaya bintang yang terlihat di M32. Objek putih adalah pusat M32, menyemburkan emisi radio dan sinar-X. Merah menunjukkan objek pemancar emisi radio, termasuk sepasang yang dianggap nebula planet (tengah kiri), dan hijau merupakan objek yang memancarkan sinar-X kuat.

bulanndah ~ Berkat kepekaan luar biasa dari Karl G. Jansky Very Large Array (VLA), para astronom berhasil mendeteksi apa yang mereka percaya sebagai emisi radio yang telah lama dicari yang berasal dari lubang hitam supermasif di pusat salah satu galaksi tetangga kita. Sebelumnya, bukti keberadaan lubang hitam hanya berasal dari studi gerakan bintang di galaksi dan dari pengamatan sinar-X.

Galaksi itu disebut Messier 32 (M32), sebuah galaksi satelit dari Galaksi Andromeda, tetangga raksasa Bima Sakti kita. Tidak seperti Bima Sakti dan Andromeda, yang berbentuk spiral dan rajin membentuk bintang, M32 adalah galaksi elips dengan daerah pembentukan bintang kecil. Berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya dari Bumi, M32 jauh lebih kecil dari Bima Sakti atau Andromeda.

Lubang hitam supermasif ditemukan di inti kebanyakan galaksi, dan saat lubang hitam menarik materi dari lingkungan mereka, jet material terdorong sampai kecepatan yang mendekati cahaya, oleh karena itu lubang hitam sering menghasilkan gelombang radio yang terdeteksi dengan teleskop radio

Intensitas emisi radio ini tergantung pada serakus apa lubang hitam mengkonsumsi materi di sekitarnya. Lubang hitam di pusat Bima Sakti dan Andromeda adalah penghasil emisi radio yang cukup lemah dibandingkan dengan banyak galaksi lain.

"Emisi radio yang sangat samar, yang berasal dari pusat lubang hitam M32 menunjukkan bahwa aktivitas objek ini adalah salah satu yang paling lemah yang ditemukan sampai saat ini, bersama dengan Bima Sakti dan Andromeda," kata Yang Yang dari Universitas Nanjing di Cina. "Mempelajari lubang hitam yang diam seperti memberi kita kesempatan yang baik untuk meningkatkan pemahaman kita tentang mereka."

Penemuan itu dimungkinkan oleh peningkatan dalam sensitivitas, atau kemampuan untuk mendeteksi gelombang radio yang sangat samar, dengan menguprade sistim elekronik VLA yang selesai pada 2012. Pengamatan baru VLA ini mampu mendeteksi emisi radio yang 90 kali lebih redup dari penelitian M32 sebelumnya.

Lubang hitam M32 mengandung sekitar 2,5 juta kali massa Matahari sementara lubag hitam Bima Sakti kita memiliki massa 4 juta kali dari massa Matahari..
readmore »»  

Astronom Ukur Massa Lubang Hitam Supermasif Di Galaksi NGC 1097

Citra galaksi NGC 1097

bulanndah ~ Dengan menggunakan Atacama Large Millimeter / submillimeter Array, atau ALMA, para astronom mengukur massa lubang hitam supermasif di pusat galaksi spiral NGC 1097 .

NGC 1097 terletak pada jarak 45 juta tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Fornax. Ditengah galaksi ini bersemayam lubang hitam supermasif yang secara bertahap mengisap materi di sekitarnya. Sesaat daerah di sekitar lubang hitam tersebut bersinar kuat dengan radiasi yang berasal dari materi yang jatuh.

Cincin disekitar lubang hitam NGC 1097 ini penuh dengan pembentukan bintang baru. Arus masuk materi  menuju bar pusat galaksi menyebabkan cincin tersebut diterangi dengan bintang-bintang baru. Cincin tersebut membentang sekitar 5.000 tahun cahaya, meskipun lengan spiral galaksi terus memanjang puluhan ribu tahun cahaya di luar cincin itu.

Sebuah gambar komposit dari daerah inti galaksi spiral NGC 1097. Dengan mempelajari gerak dua molekul, ALMA mampu menentukan bahwa lubang hitam supermasif di pusat galaksi ini memiliki massa 140 juta kali lebih masif dari matahari kita. Data ALMA menunjukkan HCO + atau formylium (merah) dan HCN atau hydrogen cyanide (hijau/jingga) yang ditumpangkan pada gambar optik yang diambil oleh Hubble Space Telescope.

Sebuah tim astronom yang dipimpin oleh Dr Kyoko Onishi dari Graduate University for Advanced Studies (SOKENDAI) di Jepang menetapkan bahwa NGC 1097 merupakan rumah dari lubang hitam yang memiliki massa 140 juta kali lebih masif dari massa matahari kita. Sebagai perbandingan, lubang hitam di pusat galaksi Bima Sakti tergolong ringan, dengan massa sekitar 4 juta kali dari massa matahari kita.

Awalnya, Dr Onishi dan rekan penulis mengukur distribusi dan gerakan dua molekul - hidrogen sianida dan formylium - dekat kawasan pusat NGC 1097.

Mereka kemudian membandingkan pengamatan ALMA dengan beragam model matematika, masing-masing menghasilkan massa  berbeda dari lubang hitam supermasif tersebut.

Model yang 'paling cocok' untuk pengamatan yang berhubungan dengan lubang hitam ini adalah model dengan berat di sekitar 140 juta massa matahari.


Hasil ini diterbitkan secara online dalam Astrophysical Journal.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi
readmore »»  

Seperti Inilah Penampakan Objek Luar Angkasa Jika Berada Sangat Dekat Dengan Bumi

http://bulanndah.blogspot.com/
Ilustrasi galaksi Andromeda jika berada dekat dengan Bumi

bulanndah ~ Bagaimana jika lubang hitam atau galaksi andromeda berada sangat dekat dengan Bumi?

Berikut ini adalah beberapa gambar ilustrasi yang membayangkan seperti apa langit akan terlihat jika kita berada lebih dekat dengan obyek astronomi lainnya.


Dan animasi ini juga mencakup nebula dan gugus bintang yang bergerak di langit malam saat Bumi berputar. Video ini dibuat oleh badan antariksa Rusia, Roscosmos.

Video itu dimulai dengan penampakan galaksi Andromeda (galaksi terdekat dengan galaksi kita) jika ia berada lebih dekat dengan Bumi. Dengan mengandung satu triliun bintang dan diameter 220.000 tahun cahaya, galaksi ini akan mengisi langit malam bahkan dari jarak yang cukup jauh.

http://bulanndah.blogspot.com/
Ilustrasi nebula Cincin jika berada dekat dengan Bumi

http://bulanndah.blogspot.com/
Ilustrasi Nebula Cincin jika berada dekat dengan Bumi

http://bulanndah.blogspot.com/
Ilustrasi ledakan supernova jika berada dekat dengan Bumi

http://bulanndah.blogspot.com/
Ilustrasi gugus bola Hercules jika berada dekat dengan Bumi

http://bulanndah.blogspot.com/
Ilustrasi galaksi Whirlpool jika berada dekat dengan Bumi

http://bulanndah.blogspot.com/
Ilustrasi lubang hitam jika berada dekat dengan Bumi. Lubang hitam disini tampil seperti pada film Intersteller

Tapi pandangan seperti ini benar-benar akan terjadi sekitar lima miliar tahun, ketika Bima Sakti dan Andromeda bertabrakan - karena mereka perlahan-lahan bergerak dalam jalur tabrakan.


Berikutnya, video tersebut menunjukkan pandangan Nebula Cincin (sisa supernova dengan usia 6.000 tahun dengan diameter satu tahun cahaya) saat berada dekat dengan Bumi.

Gambar tersebut juga memperlihatkan Nebula Kepiting, juga sisa supernova dan pertama kali diamati pada tahun 1054 Masehi.

Berikutnya adalah gugus bola di Hercules, mengandung 100.000 bintang dengan diameter 165 tahun cahaya , meskipun tidak cukup besar untuk menjadi galaksi.

Sebuah supernova di langit malam juga digambarkan, dengan cahaya yang bersinar lebih terang dari bulan.

Bagi supernova untuk menghancurkan kehidupan di Bumi, ia harus berada dalam jarak 50 tahun cahaya dari Bumi - meskipun untungnya tidak ada bintang yang akan mati yang bisa supernova dalam jarak itu.

Tampil berikutnya adalah galaksi Whirlpool, yang berinteraksi dengan teman dekatnya yang disebut NGC 5195, berbagi beberapa materi yang sama.


Gugus bintang yang terkenal, dikenal sebagai Pleiades juga ditampilkan lebih dekat dengan Bumi.

Video tersebut ditutup dengan penampakan lubang hitam, yang tampaknya bergaya seperti yang ada pada film Interstellar.




Walaupun beberapa orang mungkin berpikir bahwa lubang hitam akan tampak hitam, banyak dari objek ini yang benar-benar sangat terang karena mereka memiliki daerah debu dan gas superpanas yang mengelilingi mereka - dikenal sebagai quasar.

Mungkin lubang hitam seperti ini yang ditampilkan dalam video ini, karena terang saat siang hari.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi
readmore »»  

Teleskop Hubble Tangkap Tabrakan Plasma Jet Lubang Hitam

Ini adalah citra daerah pusat galaksi NGC 3862 yang diambil teleskop Hubble, sebuah jet extragalactic bergerak dengan kecepatan hampir menyamai kecepatan cahaya dapat dilihat pada posisi 3:00. Jet ini mengeluarkan plasma yang ditenagai oleh energi dari lubang hitam supermasif di pusat galaksi elips tersebut, yang terletak 260 juta tahun cahaya di konstelasi Leo

bulanndah ~ Untuk pertama kalinya, para astronom telah menemukan tabrakan antara dua plasma jet berkecepatan tinggi materi yang keluar dari lubang hitam supermasif di sebuah galaksi yang terletak 260 juta tahun cahaya dari bumi. Plasma jet ini melaju dengan kecepatan 98% kecepatan cahaya.

Video dari jet itu dirakit selama dua dekade oleh teleskop NASA Hubble. Induk galaksi dari lubang hitam ini adalah galaksi elips NGC 3862, galaksi paling terang keenam dan salah satu dari beberapa galaksi aktif yag memiliki jet yang dilihat dalam cahaya tampak. Jet ditemukan dalam cahaya optik oleh Hubble pada tahun 1992. NGC 3862 berada dalam sebuah cluster kaya galaksi yang dikenal sebagai Abell 1367, terletak di konstelasi Leo. 

Aliran gas yang dibentuk oleh medan magnet dari lubang hitam besar terlihat hampir seperti laser, tapi foto yang diambil oleh Hubble ini mengungkapkan bahwa jet dari NGC 3862 tersebut sebenarnya terbuat dari beberapa material seperti bola yang dirangkai seperti mutiara.

Ketika Eileen Meyer dari Space Telescope Science Institute menempatkan gambar-gambar ini bersama-sama ke dalam video selang waktu, ia menemukan bahwa setiap bola itu menabrak bola lain di depannya, membuat tabrakan kejut lebih mempercepat partikel menjadi sinar radiasi, dan menyebabkan mereka sangat cerah.




"Sesuatu seperti ini belum pernah terlihat sebelumnya dalam jet extragalactic," kata Meyer dalam sebuah pernyataan. "Ini akan memberikan kita kesempatan yang sangat langka untuk melihat bagaimana tabrakan energi kinetik didisipasikan dalam radiasi."

Tapi jet radiasi ini datang dari galaksi yang berjarak 260 juta tahun cahaya, yang berarti kita melihatnya sebelum dinosaurus ada.
readmore »»  

Astronom Temukan Magnetar Dekat Lubang Hitam Monster Di Galaksi Kita

Citra SGR 1745-2900 di dekat lubang hitam supermasif galaksi kita. Gambar ini diambil teleskop sinar-X Chandra

bulanndah ~ Pada 2013, para astronom mengumumkan bahwa mereka telah menemukan sebuah magnetar yang berada sangat dekat dengan lubang hitam supermasif di pusat galaksi Bima Sakti .

Magnetar adalah sisa dari kematian bintang yang padat (disebut "bintang neutron") yang memiliki medan magnet sangat kuat.

Pada jarak hanya 0,3 tahun cahaya (atau sekitar 2 triliun mil) dari lubang hitam di pusat galaksi Bima Sakti kita, magnetar ini adalah bintang neutron paling dekat dengan supermasif lubang hitam yang pernah ditemukan dan kemungkinan sudah berada dalam genggaman gravitasi monster di inti galaksi kita.


Sejak penemuannya dua tahun yang lalu ketika menyemburkan ledakan sinar-X, para astronom aktif memantau magnetar yang dijuluki SGR 1745-2900 ini dengan teleskop Chandra dan telesko ESA XMM-Newton.

Gambar utama dari grafik diatas menunjukkan wilayah di sekitar lubang hitam Bima Sakti dalam sinar-X yang diambil oleh Chandra (merah, hijau, dan biru yang mewakili Sinar-X energi rendah, menengah dan tinggi).

Gambar sisipan berisi gambar close-up daerah di sekitar lubang hitam, menunjukkan gambar gabungan yang diperoleh antara tahun 2005 dan 2008 (kiri) saat magnetar itu tidak terdeteksi, selama periode diam, dan observasi pada tahun 2013 (kanan) saat magnetar itu ditemukan, terlihat sebagai sumber titik terang karena meledakan X-ray yang menyebabkan penemuannya.

Sebuah studi baru yang menggunakan pengamatan pemantauan jangka panjang mengungkapkan bahwa jumlah sinar-X dari SGR 1745-2900 menurun lebih lambat dari magnetar lain yang diamati sebelumnya dan permukaannya lebih panas dari yang diperkirakan.

Tim pertama mempertimbangkan apakah "starquakes/gempa bintang" bisa menjelaskan perilaku tidak biasa ini.

Ketika bintang neutron, termasuk magnetar, terbentuk, mereka dapat mengembangkan kerak luarnya. Kadang-kadang, kerak luar ini akan retak, mirip dengan bagaimana permukaan bumi dapat patahan saat gempa.

Meskipun starquakes dapat menjelaskan perubahan kecerahan dan pendinginan yang terlihat di banyak magnetar, tim menemukan bahwa mekanisme ini dengan sendirinya tidak mampu menjelaskan penurunan yang lambat dalam kecerahan sinar-X dan suhu panas kerak. Penurunan kecerahan sinar-X dan pendinginan permukaan terjadi terlalu cepat dalam model starquake.


Para peneliti menunjukkan bahwa pemboman permukaan magnetar dengan partikel bermuatan yang terjebak dalam kumpulan medan magnet di atas permukaannya dapat memberikan pemanasan tambahan permukaan magnetar ini, dan bertanggung jawab pada penurunan kecerahan sinar-X yang lambat.

Para peneliti tidak berpikir bahwa perilaku magnetar yang tidak biasa ini disebabkan oleh kedekatannya dengan lubang hitam supermasif karena jaraknya masih terlalu besar untuk interaksi yang kuat melalui medan magnet atau gravitasi.

Para astronom akan terus mempelajari SGR 1745-2900 untuk mengumpulkan petunjuk lebih lanjut tentang apa yang terjadi dengan magnetar ini karena ia mengitari lubang hitam supermasif galaksi kita.

Hasil studi ini muncul dalam Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi
readmore »»